givemoremedia.com

5 Contoh Beserta Cara Review Buku yang Benar

5 Contoh Beserta Cara Review Buku yang Benar

Jika kamu senang membaca buku, kamu pasti sudah akrab dengan yang namanya review buku, atau mungkin kamu menjadi salah satu orang yang wajib membaca review buku terdahulu sebelum membeli buku. Tetapi, apakah kamu tahu cara review buku yang benar agar rekomendasimu bisa dijadikan acuan oleh orang lain?

 

Review buku bisa dikatakan sebagai kegiatan mengupas, menanggapi, mengkritik, atau mengulas dan menilai isi dari sebuah buku secara singkat dan jelas. Review buku harus menggambarkan sedikit isi dan kualitas buku tersebut.

 

Meski cara review buku banyak dicari, sayangnya minat dan kesadaran masyarakat untuk membaca dan me-review buku masih sedikit. Tapi hal itu kini mulai ada perkembangan, dan minat masyarakat Indonesia untuk membaca perlahan bertambah. Apalagi semenjak media sosial mulai menjadi tren, review buku pun semakin menggeliat.

Cara Review Buku yang Benar

Cara review buku tidaklah sulit, namun begitu tentu saja tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Bahkan dalam pelajaran bahasa Indonesia, ada aturan untuk menulis sebuah ulasan tentang buku tertentu.

 

Kunci terpenting dalam me-review buku sendiri ada pada kemampuan kita dalam memahami isi bacaan yang nantinya akan diringkas dan dituangkan ke dalam sebuah tulisan.

 

Membuat sebuah ulasan sebuah buku juga tidak harus berisi hal positif semua, justru kita harus menghadirkan sisi baik dan buruknya. Dengan begitu pembaca ulasan tersebut jadi tahu apakah ia akan membeli atau membaca keseluruhan buku atau tidak.

 

Kesalahan yang sering terjadi pada penulis ulasan adalah mereka sering kali menulis spoiler plot twist dari sebuah buku.

 

Hal itu seharusnya dihindari. Mengapa? Karena itu bisa mengurangi rasa penasaran dan ketertarikan pembaca terhadap ulasan serta isi buku. 

 

Sebaliknya, yang harus digaris bawahi sebagai rahasia cara review buku agar sukses adalah membuat pembaca penasaran dengan isi buku tersebut. 

 

Lalu bagaimana cara review buku yang benar? Simak langkah-langkah berikut ini:

 

  1. Cantumkan Identitas Buku

Cara review buku yang pertama dan yang paling dasar adalah mengawalinya dengan menuliskan identitas buku. Ini adalah hal penting yang harus disertakan karena identitas buku bisa diartikan sebagai ciri-ciri atau keadaan khusus yang melekat pada sebuah buku.

 

Tujuannya tentu agar pembaca tahu buku tersebut menuliskan dan menyampaikan tema apa. Mungkin ini hanya secara garis besar, namun ini adalah cara paling ampuh untuk menjawab semua pertanyaan pembaca.

 

Identitas buku yang perlu ditulis pada saat me-review buku antara lain :

 

 

  1. Tulis Sinopsis

Cara review buku selanjutnya adalah dengan menuliskan sinopsis buku. 

 

Sinopsis adalah sedikit cuplikan atau penggalan isi buku. Yang perlu diingat adalah sinopsis sangat berbeda dengan spoiler atau bocoran isi buku.

 

Dalam menyampaikan sinopsis kamu harus pandai mengolah kata dan isi yang baik dengan menarik. Sehingga pembaca semakin penasaran dan antusias untuk membaca buku secara keseluruhan.

 

  1. Tulis Kesan dan Pesan Saat Membaca Buku

Kamu tentu tidak akan bisa mengetahui cara review buku sebelum membaca isi buku secara menyeluruh. Sebaliknya, membuat ulasan buku akan lebih mudah dan maksimal jika kamu sudah membaca sendiri buku yang akan di-review.

 

Setelah membaca buku, kamu bisa menuliskan kesan baik positif atau negatif dari buku tersebut. Tak lupa kamu juga membuat argumentasi dan kritik yang membangun untuk melengkapinya. Kamu juga bisa menuliskan prestasi sang penulis buku dalam bidang tersebut.

 

  1. Sampaikan Teknik Penulisan Buku

Cara review buku yang selanjutnya adalah dengan menuliskan atau menyinggung teknik penulisan seperti alur dan gaya bahasa yang digunakan oleh penulis buku.

 

Jika yang kamu review adalah buku novel, maka tidak ada salahnya jika kamu juga menyinggung tentang karakter tokoh. Jika buku yang di-review adalah buku motivasi atau buku bacaan, kamu pun bisa menjelaskan daya tarik yang kamu dapatkan atau ilmu baru yang kamu dapatkan dari buku tersebut. 

 

Memang sedikit berbeda antara me-review buku novel dan non novel. Prinsipnya adalah, tonjolkan hal menarik dari masing-masing buku yang kamu review.

 

  1. Tulis Kesimpulan Ulasan & Beri Nilai

Cara review buku yang terakhir adalah dengan menuliskan kesimpulan dari ulasan kamu pada buku tersebut. 

 

Ringkaslah beberapa pemikiranmu tentang buku itu dengan tak lupa menyarankan tipe pembaca yang kamu rekomendasikan untuk buku tersebut. 

 

Di sinilah kamu punya peran penting dalam menentukan nilai dari kebagusan buku itu. Pastikan ulasan yang kamu buat adalah ulasan yang sejujur-jujurnya, sehingga pembaca bisa mendapatkan bacaan yang sesuai dengan harapan mereka.

Contoh Cara Review Buku

Untuk lebih jelas mengetahui cara review buku yang benar, kamu bisa melihat contoh yang dikutip dari laman Penerbit Deepublish berikut ini:

 

  1. Contoh Review Buku 1

 

Hidup Sehat Dengan Cara Mengetahui Penyakit Menular & Tidak Menular

 

Judul buku : Pos Pembinaan Terpadu Penyakit tidak menular

Pengarang : Yandrizal, dkk

Kategor : Buku Referensi

Bidang Ilmu : Kesehatan

ISBN : 978-602-401-900-6

Ukuran : 14×20 cm

Halaman : viii, 51 hlm

Harga : Rp. 56.000

Tahun Terbit : 2017

 

Pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular (Posbindu PTM) karya Yandrizal dan kawan-kawan merupakan buku yang diharapkan mampu mewujudkan peran serta masyarakat dalam kegiatan deteksi dini. Jadi buku ini mengedukasi masyarakat bagaimana cara menyikapi dan melakukan pemantauan terhadap faktor risiko penyakit menular secara mandiri dan berkesinambungan.

 

Belakangan ini banyak masyarakat hidup serba cepat. Sehingga banyak orang yang tidak mempedulikan faktor terjadinya risiko PTM. Apalagi PTM ini salah satu penyakit yang tidak memperlihatkan gejala. 

 

Buku setebal  51 halaman ini sangat direkomendasikan untuk dibaca. Di buku ini penulis akan memaparkan tujuan dan peranan stakeholder pada proses pembentukan, persiapan pelaksanaan, monitoring evaluasi untuk meningkatkan pengetahuan. 

 

Sebenarnya tidak hanya meningkatkan dan membentuk secara persiapan pelaksanaan saja, tetapi juga membentuk sikap, perilaku masyarakat untuk melakukan deteksi dini. Bagaimanapun juga, faktor risiko dan kemungkinan yang terjadi di dalam tubuh kita mengintai. 

 

Kelebihan buku ini menjelaskan tujuan tujuan pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular, yaitu untuk menggerakan peran stakeholder dalam upaya meningkatkan kesadaran untuk masyarakat. Sehingga masyarakat memiliki kesadaran diri untuk melakukan pemeriksaan secara dini dan mulai hidup dengan cara sehat. Ada upaya pencegahan dan mengendalikan faktor risiko penyakit itu lebih penting. 

 

Di halaman 9, kita akan diajak cara melakukan identifikasi penyakit tidak menular itu seperti apa dan bagaimana. Salah satunya dengan menerapkan hidup sehat.

 

Menurut WHO (2011) kategori penyakit tidak menular adalah penyakit kardiovaskuler yang meliputi jantung dan stroke. Ada pula penyakit lain seperti kanker, diabetes dan penyakit pernapasan kronis. Meskipun beberapa penyakit tersebut tidak menular, tetap saja cikal bakal lahirnya penyakit-penyakit tersebut karena beberapa faktor. 

 

Salah satu faktornya adalah diat tidak sehat, kebiasaan merokok, mengkonsumsi makanan dan minuman dari alkohol hingga karena kurangnya aktivitas fisik. Penyakit tidak menular dapat diartikan sebagai kondisi kronis yang tidak dihasilkan dari proses infeksi dank arena tidak menular. Bisa juga karena penyakit tersebut memiliki perjalanan panjang, yang tidak sembuh secara spontan. Masih mengacu pada WHO bahwa karakteristik penyakit tidak menular dipengaruhi oleh penyebab, faktor risiko, periode latin yang panjang, asal tidak menular, penyakit berkepanjangan dan karena terjadi gangguan fungsional atau cacat. 

 

Buku yang diterbitkan di tahun 2017 ini pun juga akan mempelajari tentang bagaimana sih cara membentuk pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular. Sayangnya buku ini dari cara penyampaian masih terkesan kaku dan formal. Meskipun demikian, dari segi tips, dan ilmu yang dibagikan sangat membukakan pandangan kita.

 

  1. Contoh Review Buku 2

 

Ingin Hidup Sehat? Kuasai Ilmu Ekonomi Pangan dan Gizi Di Sini

 

Judul Buku : Ekonomi pangan dan gizi

Pengarang : Nanik Rustanti 

ISBN : 978-602-401-144-4

Ukuran : 15.5×23 cm

Halaman : xviii, 194 hlm

Harga : Rp. 106.500

Tahun Terbit : 2015

 

Ingin menjadi seorang ahli gizi? Ternyata menjadi seorang ahli gizi bukanlah hal gampang loh. Karena ada ilmu tersendiri. Sampai-sampai ada jurusan khusus yang mempelajari ilmu satu ini nih. Salah satu bukunya karya Ninik Rustanti, S.T.P., M.Si. 

 

Buku setebal 194 tidak hanya mengulas perkembangan ekonomi pangan dan gizinya saja loh. Tetapi juga akan mengulas sistemnya. Jadi buat kamu nih, yang tertarik ingin mendapatkan buku ini, pastinya penasaran ingin melihat ulasan lebih lengkapnya bukan. Langsung saja, cekidot. 

 

Konsep Permintaan dan Penawaran Ekonomi 

 

Saat mempelajari ekonomi pangan dan gizi pada konsep permintaan dan penawaran pastinya sudah tidak asing lagi bukan. Dalam konsep permintaan, terdapat dua variabel yang saling berhubungan, yaitu jumlah permintaan dan tingkat harga. Harga yang mempengaruhi jumlah barang yang diminta, sedangkan waktu dianggap konstan. 

 

Ada pula yang disebut dengan istilah hukum penawaran. Hukum penawaran dapat diartikan, ketika semakin tinggi harga barang, maka semakin banyak jumlah barang tersebut akan ditawarkan oleh para penjual. Nah nantinya aka nada kurva penawaran yang dapat bergeser karena faktor teknologi, harga input, jumlah penjual dan harapan. 

 

Di bab inilah nantinya kamu akan mempelajari beberapa hal, mulai mempelajari jenis-jenis permintaan, mempelajari hukum permintaan, faktor yang mempengaruhi tingkat penawaran dan masih banyak lagi. 

 

Konsep Elastisitas Harga 

 

Ilmu ekonomi pangan dan gizi ternyata ada landasan dasar yang harus kamu tahu. Khususnya buat kamu yang memang fokus di jurusan ini. Di bab konsep elastisitas harga akan mempengaruhi beberapa perubahan variabel dari harga terhadap permintaan. Dimana hal ini seringkali tidak begitu diperhatikan oleh para mahasiswa. 

 

Setidaknya di bab ini kamu akan diajak mempelajari konsep elastisitas permintaan, elastisitas silang, elastisitas penawaran dan elastisitas silang. Jadi, meskipun ilmu ini mempelajari ilmu gizi, mahasiswa tetap dituntut untuk mempelajari landasan dan mampu merencanakan program pangan dan gizi. Tujuannya agar mahasiswa minimal bisa menganalisis program pangan dan gizi. 

 

Kelebihan buku yang diterbitkan Deepublish, di sini kamu akan mempelajari bagaimana konsep dan cara menghitung elastisitasnya loh. Karena ada rumus yang perlu kamu pahami pula. Kelebihan yang lain, buku ini dikemas menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan pastinya tidak membosankan. 

 

Perilaku Konsumen 

 

Masih di dunia ekonomi pangan dan gizi, di dalam buku ini kamu akan mempelajari pola perilaku konsumen. Ilmu yang mempelajari perilaku konsumen ini erat kaitannya dengan tingkat kepuasan konsumen. Kepuasan konsumen menjadi ukuran untuk mengetahui kepuasan sekaligus dapat digunakan sebagai evaluasi ketidaksesuaian atau diskonfirmasi yang dirasakan antara harapan sebelumnya dan kinerja aktual produk yang dirasakan setelah pemakaian. 

 

Tampaknya konsumen sepele, tetapi sangat penting. Oleh karena itu, di dalam buku ini kamu akan diajarkan beberapa aspek kepuasan konsumen. Aspek tersebut meliputi ketanggapan pelayanan, kecepatan transaksi, keberadaan pelayanan, profesionalisme dan kepuasan menyeluruh dengan jasa atau pelayanan. 

 

Di sana kamu juga akan mempelajari tentang ciri-ciri konsumen yang puas dengan pelayanan kamu. Apa saja dan bagaimana, kamu bisa mempelajari bukunya di bukunya. Kelebihan buku ini, diulas secara menyeluruh. Dan disana pun kamu akan mempelajari beberapa pendekatan perilaku konsumen marginal utility. 

 

Teori Biaya dan Harga Pangan – zat Gizi

 

Ilmu ekonomi pangan dan gizi akan mengajak kamu untuk belajar teori biaya. Dimana teori ini akan mengajak kamu untuk mempelajari harga barang dan jasa yang diproduksi produsen. Nah, di sani, tahukah kamu jika teori lahirnya teori biaya ini sebagai landasan dan merencanakan program pangan dan gizi, serta dapat menganalisis program pangan dan gizi. 

 

Berbeda lagi di bab harga pangan zat gizi, di bab ini kamu pun akan mempelajari perencanaan biaya produk yang mempertimbangkan beberapa nilai gizi dan pangannya. Jadi mahasiswa yang mengambil di ekonomi pangan dan gizi ini diharapkan mampu melakukan analisis program pangan dan gizi. 

 

Ternyata ilmu hitung-hitungan dan rumus tidak hanya dipelajari dicabang ilmu matematika dan Fisika saja. Di ilmu ekonomi pangan dan gizi pun juga ada rumusnya. Nah, di sini pun kamu akan mempelajari beberapa rumus harga zat gizi dan masih banyak lainnya. 

 

Karena konteks ini adalah buku ajar, maka setiap akhir pembahasan setiap sub babnya, akan ada tes untuk mengukur seberapa tingkat pemahaman kamu. Kelebihan buku ini, nantinya kamu pun akan disediakan oleh kunci jawaban tes formatif.

 

Demikianlah penjelasan cara review buku yang benar beserta contoh review buku yang bisa kamu jadikan acuan saat menulis review buku bacaanmu. Semoga kamu bisa menuliskan review buku yang baik sehingga membuat pembaca penasaran dan ikut membaca buku rekomendasi kamu.

Exit mobile version